5 Jenis Ikan yang Tidak Baik Jika Dikonsumsi Berlebihan, dari Lele, Belut, hingga Tuna

- Rabu, 25 Agustus 2021 | 12:15 WIB
Ilustrasi ikan tuna. (Pixabay)
Ilustrasi ikan tuna. (Pixabay)

JatimNetwork.com - Ikan menjadi jenis makanan pokok yang dikonsumi oleh rata-rata masyarakat Indonesia.

Selain nikmat, ikan juga disebut sebagai jenis makanan yang sehat dan kaya manfaat.

Baca Juga: 5 Kegiatan di Pagi Hari yang Berpengaruh Bagi Masa Depan, Lakukan di 10 Menit Pertama Setelah Bangun Tidur

Ikan memiliki lemak dan protein yang baik, dan telah terbukti melawan penyakit jantung, meningkatkan kesehatan otak, dan banyak lagi.

Meski begitu, ternyata ada jenis ikan yang sebaiknya dihindari dan tidak dikonsumsi karena bisa menyebabkan penyakit.

Baca Juga: Manfaat Hewan Peliharaan bagi Manusia, Kunci Jawaban Tematik Kelas 3 SD MI Tema 2 Subtema 2 Halaman 80

Mengutip dari unggahan instagram @doctor.online.id, berikut adalah 5 jenis ikan yang sebaiknya tidak dikonsumsi:

1. Ikan Lele Impoe

Ikan lele impor dapat tumbuh hingga ukuran yang cukup besar. Untuk mempercepat pertumbuhan, banyak peternak lele yang memberi makan dengan hormon tertentu .

Rata-rata lele di pasaran tumbuh dengan tidak wajar. Kendati demikian, lele yang hidup di alam bebas punya kandungan gizi yang lebih baik. 

Baca Juga: 7 Makanan Terbaik Untuk Kesehatan Paru-paru, Salah Satunya Tomat

2. Makerel

Makarel adalahs ebutan bagi sekelompok ikan laut yang terdiri dari beberapa marga anggota family Scombridae.

Namun, rupanya ikan ini cenderung mengandng zat merkuri jika tidak dibersihkan dengan baik. Makarel di Samudera Atlantik dianggap paling banyak mengandung merkuri. Jadi ada baiknya kamu tidak makan jenis ikan ini terlalu banyak.

Baca Juga: Dua Porsi Yogurt Sepekan Baik untuk Kesehatan Pria, Ini Faktanya Menurut Para Ahli

3. Tuna

Sebagaimana Makerel, ikan yang memiliki gaya hidup berkelompok ini juga punya kandungan merkuri, khususnya, tuna sirip hitam dan sirip biru. Ikan jenis ini juga tidak boleh dikomsumsi secara berlebihan.

4. Ikan Nila

Di balik kelezatan ikan nila, rupanya ikan ini mengandung konsentrasi lemak yang berbahaya.

Peneliti merinci jika kandungan lemak berbahaya yang dikandung ikan nila setinggi kandungan lemak pada babi.

Terlalu banyak mengonsumsi ikan ini akan menambah kadar kolesterol membuat tubuh menjadi sensitif terhadap alergi.

5. Belut

Belut masuk daftar kategori jenis ikan yang punya kandungan banyak lemak.

Belut masuk dalam catatan ikan berbahaya karena kebanyakan belut sekarang hidup dengan menyerap limbah industri pertanian.

Spesies belut di Amaerika malah telah dinyatakan punya racun yang tinggi. Sementara belut Eropa dianggap berbahaya karena tercemar merkuri dalam jumlah yang benar.

Itulah 5 jenis ikan yang berbahaya jika dikonsumsi berlebihan. 

Anda masih bisa mengkonsumsinya tetapi harus sesuai dengan porsi maksimal yang dianjurkan.***

 

Halaman:
1
2
3

Editor: Aly Reza

Sumber: Instagram.com/@donisalmanan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X