Jumlah Kasus Penularan Campak di Madura Jadi yang Terbanyak di Jawa Timur, Kenali Gejala dan Pencegahannya

- Rabu, 25 Januari 2023 | 18:59 WIB
Ilustrasi suntik campak (Pixabay/whitesession)
Ilustrasi suntik campak (Pixabay/whitesession)

JatimNetwork.com - Tercatat pada tahun 2022 kasus Campak meningkat sebanyak 32 kali dari tahun 2021 dengan total 3.341 kasus.

Campak merupakan penyik yang disebabkan oleh infeksi virus yang terjadi pada saluran pernapasan dan sangat menular terutama pada anak-anak jika tidak ditangani dengan segera.

Campak biasanya ditandai dengan ruam merah pada seluruh tubuh.

Baca Juga: Nyaman Sarah! 5 Rekomendasi Warung Bakso Terkenal di Bangkalan Madura, Nagih dan Bikin Lupa Diet

DilansirJatimNetwork.com pada laman resmi kemeskes.go.id, tahun 2022 tercatat sebanyak 3.341 laporan kasus yang menyebar di 223 kabupaten/kota di 31 provinsi di Indonesia.

Peningkatan kasus campak diduga karena selama 2 tahun masa pandemi Covid-19 imunisasi campak tidak sesuai dengan target.

Kasus yang terjadi pada tahun 2022 disebabkan karena beberapa sebagian anak tidak melakukan imunisasi secara lengkap.

Baca Juga: Cek Rajenah! Daftar Mall Megah di Madura, Mewahnya Bikin Para Sultan Madura Betah

Dilansir oleh JatimNetwork.com dari berbagai sumber, tercatat Desember 2022 di Provinsi Jawa Timur, Pulau Madura menempati jumlah kasus terbanyak yaitu sebanyak 150 kasus.

Halaman:

Editor: Dharma Anggara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X