Khutbah Jumat Singkat: Merawat Nikmat Persatuan oleh Ustad Diyan Faturahman

- Sabtu, 26 Februari 2022 | 14:20 WIB
Khutbah Jumat Singkat: Merawat Nikmat Persatuan oleh Ustad Diyan Faturahman (/pixabay.com/truthseeker08)
Khutbah Jumat Singkat: Merawat Nikmat Persatuan oleh Ustad Diyan Faturahman (/pixabay.com/truthseeker08)

JatimNetwork.com - Di bawah ini adalah teks khutbah Jumat singkat berjudul 'Merawat Nikmat Persatuan' oleh Ustad Diyan Faturahman.

Indonesia adalah negara besar yang memiliki beraneka ragam suku, bahasa, agama yang berbeda-beda. Dengan segala perbedaan itu Negara Pancasila ini bisa terus bersatu menjadi bangsa yang hebat.

Apa yang menjadikan negara bisa menjaga persatuan meskipun dengan masyarakat yang majemuk? Setidaknya ada empat pilar yang mesti dijaga untuk menjaga keutuhannya. Apa saja?

Baca Juga: Khutbah Jumat Singkat Menyentuh Hati Edisi Bulan Syaban 1443 H: Semua Pasti Diberi Cobaan dan Ujian Hidup

Dilansir JatimNetwork.com dari suaramuhammadiyah.id berikut ini khutbah Jumat berjudul 'Merawat Nikmat Persatuan' oleh Ustad Diyan Faturahman.

Khutbah Pertama

الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيدًا . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه . اَللّٰهُمّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْن. اَمَّا بَعْدُ . فَيَا عِبَادَاللهُ اُوصِيْكُمْ وَنَفْسِى بِتَقْوَاالله . اِتَّقُواللهَ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْن . أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ . يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karuniaNya, atas setiap nikmat yang telah dianugerahkan. Salawat dan salam tak lupa kita haturkan kepada Nabi besar Muhammad SAW, keluarganya, sahabatnya dan segenap pengikutnya hingga hari akhir kelak.

Lebih dahulu khatib berwasiat kepada pribadi dan jamaah untuk berusaha meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, dengan takwa yang sebenar-benarnya. Ibnu Masúd radhiyallahu ánhu mendefinisikan takwa antara lain:

Halaman:

Editor: Antis Sholihatul Mardhiyah

Sumber: suaramuhammadiyah.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X