Khutbah Jumat Muhammadiyah: Cara Meraih Kebahagiaan di Akhirat Sesuai Al Quran dan Sunnah Rasul

- Kamis, 26 Mei 2022 | 13:45 WIB
Khutbah Jumat Muhammadiyah cara meraih kebahagiaan di akhirat sesuai Al Quran dan sunnah Rasul. (Pixabay/Jonas_Fehre)
Khutbah Jumat Muhammadiyah cara meraih kebahagiaan di akhirat sesuai Al Quran dan sunnah Rasul. (Pixabay/Jonas_Fehre)

JatimNetwork.com – Khutbah Jumat berikut ini membahas tentang cara meraih kebahagiaan di akhirat namun tetap bisa menikmati dari kenikmatan dunia.

Dalam naskah khutbah Jumat kali ini menjelaskan bahwa dalam berperilaku di kehidupan dunia, hendaklah selalu berpedoman kepada Al Quran serta sunnah Rasul yang shahih.

Apabila tidak berpedoman kepada Al Quran serta sunnah Rasul SAW, maka tidak jarang akan menjadi akhlak yang eror dan iman akan mudah goyah.

Berikut naskah khutbah Jumat Muhammadiyah yang mengangkat tema cara meraih kebahagiaan di akhirat sesuai Al Quran dan sunnah Rasul dilansir JatimNetwork.com dari Suara Muhammadiyah:

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Singkat Edisi Bulan Juni: Ancaman Bagi Orang yang Tidak Bersyukur

إنَّ الحَمْدَ لله، نَحْمَدُه، ونَسْتَعِيْنُهُ، وَنَسْتَغْفِرُهُ، ونَعُوْذُ بِهِ مِنْ شُرُوْرِ َأَنْفُسِنَا، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ، فَلَا هَادِيَ لَهُ. وأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

Jamaah Jumat rahimakumullah
Pada kesempatan yang penuh rahmat ini Khatib mengajak kepada diri sendiri maupun jama’ah untuk tidak bosan-bosannya selalu memanjatkan puja-puji serta syukur kepada Allah SwT atas nikmat-nikmat-Nya yang tiada terhingga yang dilimpahkan kepada kita. Mensyukuri nikmat hendaknya dimantapkan dalam hati serta dijabarkan ke dalam bentuk perkataan dan perbuatan nyata. Artinya rasa syukur hendaknya selalu bisa mewarnai sepak terjang dalam kehidupan kesehari-harian kita. Dan usaha ini bisa dilakukan, manakala kadar serta kualitas keimanan serta ketakwaan seseorang kepada Allah SwT benar-benar teruji ke-eksistensiannya.

Shalawat dan salam untuk junjungan kita nabi besar Muhammad saw. Dan atas tuntunan serta keteladanannya sehingga kita bisa menjadi seorang Muslim yang kreatif dan dinamis sesuai pedoman hidup kita, yaitu Al Qur'anul Karim.

Baca Juga: Tata Cara dan Niat Mandi Sebelum Salat Jumat Bahasa Arab, Latin, dan Artinya, Pahala Setara Kurban Seekor Unta

Halaman:

Editor: Aly Reza

Sumber: Suara Muhammadiyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X