Contoh Teks Khutbah Jumat 2022 Judul: Antara Tawakal dan Takdir

- Kamis, 23 Juni 2022 | 16:58 WIB
Contoh Teks Khutbah Jumat 2022 Judul: Antara Tawakal dan Takdir (pixabay/ MemoTravel)
Contoh Teks Khutbah Jumat 2022 Judul: Antara Tawakal dan Takdir (pixabay/ MemoTravel)

JatimNetwork.com - Artikel ini menyajikan contoh teks khutbah Jumat dengan judul Antara Tawakal dan Takdir.

Contoh teks khutbah ini sangat cocok dibawakan oleh khotib pada sholat jumat tahun 2022 ini.

Contoh teks khutbah Jumat ini ditulis oleh Abdul Basit na dari Pondok Pesantren Lirboyo.

Baca Juga: Contoh Teks Khutbah Jumat 2022 Judul: Pamer Kenikmatan dan Rasa Syukur yang Hilang

Dilansir JatimNetwork.com dari laman lirboyo.net berikut ini contoh teks khutbah Jumat dengan judul Antara Tawakal dan Takdir.

Khutbah I

اَلْحَمْدُ للهِ حَمْداً يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَه، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَلِعَظِيْمِ سُلْطَانِك. سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِك. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَه، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداًداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُّهُ وَخَلِيْلُه. خَيْرَ نَبِيٍّ أَرْسَلَه. أَرْسَلَهُ اللهُ إِلَى الْعَالَمِ كُلِّهِ بَشِيرْاً وَنَذِيْراً. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً وَسَلَاماً دَائِمَيْنِ مُتَلَازِمَيْنِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْن.
أَمَّا بَعْدُ فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ: اَلَيْسَ اللّٰهُ بِكَافٍ عَبْدَهٗۗ وَيُخَوِّفُوْنَكَ بِالَّذِيْنَ مِنْ دُوْنِهٖۗ وَمَنْ يُّضْلِلِ اللّٰهُ فَمَا لَهٗ مِنْ هَادٍۚ
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah.

Pada kesempatan yang mulia di siang hari ini, khatib berpesan khususnya kepada diri khatib sendiri dan kepada Hadirin Sidang Jumat pada umumnya, untuk selalu memaksimalkan ketakwaan kita kepada Allah Swt. Takwa dalam arti menjauhi segala hal yang dilarang syariat dan menunaikan apa-apa yang diperintahkan. Karena dengan begitu kita telah berusaha menjadi hamba yang benar-benar menghamba.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah.

Baca Juga: Naskah Khutbah Idul Adha yang Dapat Menjadi Pelajaran Tentang Teladan Nabi Ibrahim dan Keluarganya

Halaman:

Editor: Antis Sholihatul Mardhiyah

Sumber: lirboyo.net

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X