Bolehkah Kurban Untuk Orang Tua yang Telah Meninggal? Begini Penjelasan Ustadz Syafiq Riza Basalamah

- Selasa, 28 Juni 2022 | 09:47 WIB
Kurban untuk orang tua yang telah meninggal ( pixabay.com/ulleo)
Kurban untuk orang tua yang telah meninggal ( pixabay.com/ulleo)

JatimNetwork.com - Kurban merupakan rangkaian ibadah yang dilaksanakan pada Hari Raya Idul Adha yang dimulai sesudah sholat Ied sampai tanggal 13 Dzulhijjah atau hari Tasyrik.

Di Indonesia hewan yang sering dijadikan Kurban ada kambing, domba dan sapi dengan berbagai bobot berat badan yang berbeda.

Ibadah Kurban termasuk dalam sunnah yang dianjurkan untuk bisa dilaksanakan ketika Hari Raya Idul Adha tiba.

Baca Juga: Hari Raya Idul Adha Menyembelih Ayam, Sah atau Tidak? Begini Penjelasan Gus Baha

Terkait hewan kurban dengan harga puluhan juta seperti sapi, bisa dilaksanakan dengan cara iuran 7 orang sedangkan kambing dan domba hanya satu orang.

Namun ada beberapa orang yang kurban setelah atas namanya sendiri, ia berkurban atas nama orang yang telah meninggal misal atas nama orang tua nya ketika menyembelih hewan kurban.

Dalam hal tersebut Ustadz Syafiq Riza Basalamah menjelaskan terkait seseorang yang berkurban atas nama orang tuanya yang telah meninggal yang mengambil pendapat para ulama.

Baca Juga: Waspada PMK Jelang Idul Adha? Ini Gejala, Cara Penularan, dan Obat Alternatif untuk Sapi

"Adapun berkurban untuk orang (telah) meninggal dunia para ulama membolehkan, mengqiaskan sebagai shodaqoh karena kita boleh bersodaqoh buat orang tua kita (yang telah wafat) sebagaimana kita berkurban untuk orang tua kita (yang telah wafat)," ujar Ustadz Syafiq dilansir oleh JatimNetwork.com dari kanal YouTube tanyaustadz.

Halaman:

Editor: Aly Reza

Sumber: YouTube tanyaustadz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X