11 Anggota Polri Penempatan Khusus, 3 Jenderal Ditempatkan di Mako Brimob, Siapa Saja?

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:56 WIB
Inspektur Pengawasan Umum Polri Komjen Agung Budi Maryoto saat konferensi persk, Kamis (14/7/2022). Ia menyampaikan tim khusus Polri bekerja mandiri usut kasus Duren Tiga.
Inspektur Pengawasan Umum Polri Komjen Agung Budi Maryoto saat konferensi persk, Kamis (14/7/2022). Ia menyampaikan tim khusus Polri bekerja mandiri usut kasus Duren Tiga.

JatimNetwork.com - Selain mengusut aspek pidana, Tim Khusus (Timsus) Polri bentukan Kapolri juga bergerak mengusut aspek pelanggaran etik anggota Polri dalam kasus penembakan Brigadir J.

Hal itu diungkapkan Ketua Timsus yang juga Kepala Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto dalam konferensi pers bersama Kapolri di Mabes Polri, Selasa 9 Agustus 2022.

Ia menjelaskan, ada 56 anggota Polri yang telah diperiksa Timsus terkait dugaan pelanggaran etik dalam penanganan kasus kematian Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, 8 Juli 2022.

Baca Juga: Ferdy Sambo Tersangka, Ayah Brigadir J: Bu Putri, Jangan Sembunyi di Balik Layar dan...

Dari jumlah tersebut, kata Agung, ada 31 personel yang diduga kuat melanggar kode etik olah TKP di rumah dinas Ferdy Sambo.

Sebanyak 11 personel diantaranya, kata dia, menjalani penempatan khusus.

Dari 11 personel yang penempatan khusus, Agung mengatakan, ada tiga perwira tinggi atau jenderal yang ditempatkan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Baca Juga: Tersangka Ferdy Sambo Dijerat Pasal 340 KUHP, Terancam Hukuman Mati?

Satu dari tiga jenderal yang ditempatkan di Mako Brimob itu adalah Ferdy Sambo, yang hari ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

G30S PKI: Biodata Singkat dan Profil Letjen MT Haryono

Minggu, 25 September 2022 | 16:29 WIB
X