4 Polisi Berpangkat Perwira Ditahan di Patsus Karena Melanggar Kode Etik Pembunuhan Brigadir J

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 17:54 WIB
konferensi pers Dedi Prasetyo (YouTube tvOneNews)
konferensi pers Dedi Prasetyo (YouTube tvOneNews)

JatimNetwork.com - Kasus kematian Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat, semakin menemukan titik terang, dan ternyata banyak oknum polisi yang terlibat didalam kasus pembunuhannya.

Kini empat anggota polisi ditahan di tempat khusus (patsus) karena diduga melanggar kode etik terkait dengan kasus pembunuhan Brigadir J.

Baca Juga: Sebut Soal LGBT, Deolipa Yumara Bongkar Pesan Rahasia dalam Surat Pencabutan Kuasa dari Bharada E

Empat anggota polisi tersebut merupakan perwira menengah (pamen) Polda Metro Jaya yang berpangkat AKBP dan Kompol dan menjalani patsus di Provost Mabes Polri.

“Betul (bertambah). Hasil pemeriksaan dan gelar kemarin malam, ditetapkan 4 pamen PMJ (3 AKBP dan 1 Kompol) menjalankan Patsus di Biro Provost Mabes Polri,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo dikutip JatimNetwork.com dari PMJ News, 13 Agustus 2022.

Baca Juga: Skenario Ferdy Sambo Berubah-ubah, Irma Hutabarat Soroti Kasus Brigadir J: Itu Kelakukan Mafia Bukan Polisi

Dedi menambahkan, bertambahnya empat perwira membuat anggota polisi yang melanggar kode etik terkait pembunuhan Brigadir J bertambah menjadi 16 orang yang ditempatkan dipatsus, 6 di Mako Brimob Polri dan 10 Provost Mabes Polri.

“Jumlah sampai dengan hari ini 16 orang telah ditempatkan di tempat khusus (patsus): 6 orang di Mako dan 10 orang di Provost,” jelasnya.

Diketahui, polisi hingga kini masih menyelidiki kasus pembunuhan Brigadir J dirumah dinas mantan Kadiv Propam, Irjen Pol Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Halaman:

Editor: Hanny Suwindari

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X