Dituduh Berbohong, Perempuan Hamil yang Dipukul Satpol PP Gowa Dilaporkan Balik ke Polisi

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 11:45 WIB
Perempuan hamil yang dipukul Satpoll Gowa bersama suaminya. (Facebook)
Perempuan hamil yang dipukul Satpoll Gowa bersama suaminya. (Facebook)

JatimNetwork.com - Amriana, perempuan hamil yang dipukul Satpol PP Gowa kini dilaporkan polisi oleh organisasi masyarakat (ormas) dari Brigadir Muslim Indonesia, Kamis 22 Juli 2021.

Amriana dilaporkan atas tuduhan telah berbohong atas kehamilannya.

Nur Halim (26) selaku suami menyangkal tudingan tersebut. Kepada publik ia menegaskan bahwa istrinya benar-benar sedang mengandung saat insiden pemukulan terjadi.

Baca Juga: Anak Yatim, Warga, dan Relawan Covid-19 Dapat Bantuan dari Baznas Jawa Timur

Melalui akun Facebook pribadinya, ia mengatakan bahwa ia telah mengumumkan kehamilan istrinya sejak 3 Juni 2021 lalu. 

"Bismillah saya yakin dan percaya atas kehamilan istri saya karna saya yang jalani rumah tangga ini, sebelum kejadian ini, tahun kemarin dan bulan-bulan sebelumnya, kami sudah umumkan di FB bahwa istri saya hamil. Saya hanya menanti kekuasaan Allah," tulisnya melalui akun Facebook @IvanVanHouten. 

Baca Juga: Alasan di Balik Batalnya Pernikahan Rizky Billar dan Lesty Kejora

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mengatas Tambunan mengatakan, pihaknya masih akan melakukan penyelidikan melalui beberapa bukti. Salah satunya adalah video saat korban dipukul oleh Mardni, Satpol PP Gowa.***

 

Halaman:

Editor: Aly Reza

Tags

Terkini

X