Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto Bicara Soal Koalisi, Pengamat: Untuk Stabilnya Pemerintahan Minimal...

- Kamis, 24 November 2022 | 21:17 WIB
KIB (Instagram @airlanggahartarto_official)
KIB (Instagram @airlanggahartarto_official)

JatimNetwork.com - Solid tidaknya koalisi tentunya akan berpengaruh terhadap kestabilan pemerintahan.

Lebih lanjut, menurut Peneliti Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli, koalisi menjelang Pemilu 2024 harus mengedepankan tiga aspek berikut ini:

1. Visi-misi,

2. Program kerja, dan

3. Loyalitas.

Baca Juga: Terkait Target-Target Sektor Migas, Airlangga Hartarto Singgung Soal Kolaborasi Antar Pemangku Kepentingan

Menurutnya, peserta koalisi harus solid dan loyal sepanjang kebijakan yang dikeluarkan pemerintahan dapat memberikan kebaikan untuk semua pihak termasuk rakyat.

“Peserta koalisi harus solid, loyal dalam arti sepanjang kebijakan pemerintah yang dikeluarkan harus didukung, sepanjang kebijakan itu untuk kebaikan dan kepentingan bersama,” ungkap Prof Lili saat berbincang hari ini (24/11). Untuk stabilnya pemerintahan, minimal 50% plus satu, atau bahkan mayoritas dalam parlemen.

Dengan langkah parpol untuk membentuk koalisi, artinya untuk mencari kesamaan visi dan misi juga program untuk kontestasi pemilu mendatang. “Koalisi itu kerjasama dan masing-masing koalisi memiliki visi misi program dan kebijakan yang ditawarkan kepada masyarakat. Yang bergabung tentu harus memenuhi syarat tadi,“ jelas Prof Lili.

Halaman:

Editor: Dharma Anggara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X